Cara Mengukur Aki Mobil Suzuki yang Wajib Anda Ketahui

Aki mobil Suzuki termasuk bagian penting dalam mobil. Masing-masing mempunyai ampere hour atau kekuatan arus listrik maksimal yang dikeluarkan selama satu jam.

Anda perlu mengetahui berapa ampere aki mobilnya karena berhubungan erat dengan sistem kelistrikan. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih produk tepat dan berkualitas.

Banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan jika mengetahui besarnya ampere tersebut. Oleh karena itu, kami juga akan menjabarkan bagaimana cara untuk mengukurnya.

Hal ini sangat penting untuk diperhatikan mengingat keberadaannya mempengaruhi kualitas mobil. Pastikan Anda hanya menggunakan merek berkualitas agar awet dan bisa digunakan dalam jangka panjang.

Cara Mudah Mengukur Aki Mobil Suzuki

Kami akan menjabarkan secara detail bagaimana cara mudah untuk mengukur aki dari mobil tersebut. Informasi di bawah ini akan membantu mempermudah Anda untuk melakukan pengukuran.

Arti Penting Mengetahui Berapa Besarnya Ampere Aki

Banyak orang mempertanyakan berapa besarnya ampere untuk mobil Suzuki dan lain sebagainya. Jika ingin mengetahuinya maka harus mencari informasi terlebih dahulu berapa beban listriknya.

Alasannya karena setiap mobil pasti mempunyai beban tidak sama. Jika daya akinya terlalu kecil, maka akan boros dan cepat habis. Hal ini karena daya yang dibutuhkan oleh mobil besar.

Selain memperhatikan ampere aki mobil Suzuki sebelum membeli maka harus mengecek juga ampere saat melakukan charge. Hal ini karena daya listrik di dalamnya bisa mengalami penurunan.

Pada saat daya menurun, hal yang harus dilakukan yaitu mengisi ulang dayanya. Pengisian tersebut berdasarkan pada ampere sehingga harus tepat. Waktu pengisian tidak boleh terlalu lama.

Hal ini karena adanya beban berlebih akan membuat akinya rusak. Kondisi tersebut berlaku baik untuk aki kering maupun basah. Kedua jenis tersebut proses pengisian ulang dayanya sama.

Anda dianjurkan menggunakan aturan 1/10 dari jumlah total ampere akinya. Jika kapasitasnya 70 ampere, maka Anda hanya boleh mengisi daya sebesar 7 ampere saja.

Jumlah ampere tersebut disesuaikan dengan ukuran dari aki mobil Suzuki. Anda harus melakukan pengecekan secara berkala. Misalnya pengisian selama 1,5 jam, maka pengecekan dilakukan setiap 30 menit.

Tujuan pengecekan adalah agar daya masuk sesuai dengan kebutuhan dan tidak melebihi ukuran ampere. Langkah selanjutnya adalah mempelajari bagaimana cara untuk mengukurnya.

Langkah-langkah Mengukur Besarnya Ampere

Cara untuk mengukur besarnya ampere bisa mengikuti beberapa langkaH berikut ini. Adapun beberapa caranya ada yang tidak membutuhkan perhitungan sehingga mudah dipraktekkan.

  1. Mengecek Bagian Tubuh Aki Mobil

Semua pabrik akan menuliskan informasi tentang produknya secara lengkap. Misalnya seperti informasi daya listrik dan ukuran amper di bagian bodinya. Informasinya lengkap dan mudah untuk dibaca.

Penulisannya bersebelahan dengan tegangan dari aki mobil Suzuki. Pada umumnya, besarnya tegangan adalah 12 Volt dan menggunakan satuan Ah. Jumlahnya ada 55 atau 65 Ah.

  1. Mengecek Kode Akinya

Cara selanjutnya yaitu melihat badan akinya. Apabila tidak ada di bagian bodinya, Anda bisa mengecek kodenya pada tutup sebelah atas bodi. Di bagian tutup tercantum merek, kode dan tutup sel.

Ada kode yang dicetak tanpa warna dan berwarna putih. Anda tidak perlu khawatir karena bisa membedakannya dengan mudah. Kode tersebut berbeda-beda sesuai dengan asal negara produsennya.

Hingga saat ini terdapat 2 negara yang telah memasarkan produknya di Indonesia. Kode tersebut adalah JIS untuk negara Jepang dan ETN atau Eropa.

Setiap kode aki mobil Suzuki memiliki cara sendiri untuk membacanya. Contohnya pada kode ETN biasanya dalam bentuk angka seperti 56420. Artinya ampere dari akinya adalah 64 Ah.

Cara membacanya yaitu angka di urutan kedua dan ketiga. Berbeda lagi jika menggunakan kode JIS, misalnya 33B19R. Khusus JIS maka 2 angka pertama menunjukkan jumlah ampere yaitu 33.

  1. Menggunakan Alat Ampere Meter

Kedua cara tersebut sangat mudah dipraktekkan. Namun, pada umumnya bengkel resmi sudah menggunakan cara berbeda untuk mengukurnya. Pada umumnya, akan menggunakan alat ampere meter.

Fungsi dari alat tersebut adalah mengetahui besarnya ampere secara real time. Pada umumnya, daya penyimpanan akinya bisa mengalami penurunan. Hal ini berdampak pada besarnya arus yang dihasilkan.

Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan alat tersebut untuk mengetahui apakah aki mobil Suzuki harus dilakukan pengisian ulang atau tidak. Hal ini karena teknisi bisa mengetahui adanya penurunan daya simpan.

Alat akan kami pasang di mobil sebelum Anda nyalakan. Tidak semua teknisi menguasai bagaimana cara menggunakan alat tersebut. Hanya teknisi berpengalaman yang bisa memakainya.

Di samping itu, harganya juga sangat mahal sehingga tidak semua bengkel menyediakan. Pada umumnya, Anda hanya akan menemukan alatnya pada bengkel resmi saja.

Indikator Penting yang Perlu Diperhatikan Ketika Memilih Ampere

Saat Anda ingin membeli aki mobil Suzuki baru, maka harus memperhatikan amperenya. Apalagi jika masih ingin melakukan berbagai modifikasi pada mobilnya. Ada beberapa indikator yang harus dikenali.

Perhatikan daya listrik aksesoris yang akan ditambahkan. Anda dapat memilihnya berdasarkan jumlah amperenya. Perhatikan jenis aksesorisnya seperti lampu variasi yang membutuhkan tambahan daya.

Biasanya pemilik mobil juga memasang speaker sebagai pelengkap. Namun, sebelum memasangnya pastikan daya pada mobilnya terpenuhi. Oleh karena itu, pilihlah daya aki yang besar.

Apabila sebelumnya sudah mengecek berapa kebutuhan dayanya, maka pastikan membeli akinya yang memiliki daya lebih besar. Dengan demikian, sistem kelistrikan pada mobil terjamin karena memiliki Ah besar.

Aki mobil Suzuki pada umumnya mempunyai dimensi besar. Namun, Anda harus mengimbanginya dengan melakukan perawatan rutin. Misalnya seperti tune up dan servis secara berkala.

Apabila Anda mengalami berbagai kendala dan akinya harus diganti maka bisa membelinya di toko terbaik. Salah satu ciri produk yang baik dan berkualitas adalah memberikan garansi.

Kami bisa menjamin semua produk-produk aki yang dijual berkualitas. Kami menyediakan berbagai macam produk yang cocok digunakan untuk berbagai merek mobil, salah satunya Suzuki.

Mau Jenis Aki yang Awet?

Anda juga perlu mengetahui jenis-jenis aki yang dipasang pada mobil. Ada 2 jenis, yaitu basah dan kering. Di antara keduanya mana yang lebih awet? Keawetan aki mobil Suzuki tergantung pada pemakaian.

Aki basah lebih awet jika Anda sering memperhatikan volume airnya. Pengecekan harus dilakukan setiap 2 bulan sekali. Apabila tingkat penggunaannya tinggi, maka harus rajin dicek.

Namun, bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu luang untuk merawat mobilnya, maka sebaiknya menggunakan jenis yang kering. Namun, Anda juga perlu memperhatikan usianya.

Anda harus segera mengganti akinya jika sudah berumur 1,5 atau 2 tahun. Jika usia akinya sudah mencapai batas maksimal, maka harus diganti yang baru agar mobil dapat berfungsi optimal.

Percayakan kebutuhan aki terbaik untuk kendaraan Anda bersama toko akimobil.com yang bisa kami antar dimana Anda berada.

Silahkan hubungi toko aki mobil terdekat untuk mendapatkan aki mobil Suzuki Amaron, Bosch Delkor atau GS yang memiliki garansi resmi 1 tahun.

Pin It on Pinterest

Share This